Jepara- Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Jepara telah menyelenggarakan kegiatan Workshop Da’i Cyber di kediaman alumnimya di daerah Krapyak Tahunan Jepara, (29/07).
Agenda yang menurut ketua penyelenggara telah disiapkan sejak satu bulan itu, dihadiri oleh anggota dan pengurus yang berada dalam satu struktural dibawahnya.
“Ini memang untuk pemberdayaan kader kami agar melek media”, imbuh dari Robit Himami selaku ketua penyelenggara.
Menurut Ketua PC PMII Jepara Muwassaun Ni’am, kegiatan ini bentuk sikap dan perhatiannya tentang kondisi terkini dimedia sosial yang cenderung untuk menyajikan berita yang memecah kedaulatan Negara Kepulauan Republik Indonesia.
” Kondisi yang demikian itu perlu jadi perhatian penting dari sahabat-sahabat pergerakan seperti PMII”, tandasnya.
Ia juga mengimbuhkan pendidikan media sebenarnya salah satu langkah konkrit untuk menjadi bekal mengadvokasi pemerintahan yang berjalan saat ini. “Terlebih saat ini ada beberapa kebijakan yang mandek dan kadang tidak lagi dibahas seperti UU tentang media”, imbuhnya.
Dengan durasi sekitar 4 jam dari setiap materi dan berjalan selama tiga hari dari mulai 28-30 Juli 2018, kata pemandu acara diharapkan mampu memperjelas tentang apa yang disampaikan oleh setiap narasumber.
Hadir dan memberi materi dalam acara itu adalah Zakaria Anshori yang mencoba melakukan organisir dengan menganalisis peserta dalam pertemuan pertama. Dalam pertemuan itu pembahasan difokuskan pada mengetahui karakter setiap peserta yang pada akhirnya menjadi sebuah tim dari media.
Berlanjut pada tahap pemahaman bagaimana kendisi media sekarang ini yang disampaikan oleh wartawan Suara Merdeka yakni Muhammadun Sanomane. Pemfokusan materi ini pada sisi dimana bagaimana kode etik berjurnalistik.
Lalu pada hari selanjutnya adalah wilayah eksekusi konten seperti materi artikel opini yang disampaikan oleh Khoirul Muslimin, mengantarkan peserta pada bagaimana membuat artikel dari mulai judul, lead berita, leher berita dan sampai pada argumentasi yang disampaikan. Dilanjutkan dengan Zaenal Abidin dari Jawa Pos yang terkonsentrasi dalam pembuatan berita, ia juga menjelaskan bagaiman peran penting wartawan untuk membingkai berita yang dia buat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *