tolak kenaikan bbm, pmii probolinggo lakukan long march

PROBOLINGGO – Seluruh kader PMII Probolinggo tumpah ruah memblokade jalan utama yang menghubungkan Probolinggo-Banyuwangi pada Rabu (19/11). Aksi blokade jalan dilakukan dengan long march dari Kampus Universitas Zainul Hasan Genggong ke depan Kantor Bupati Probolinggo.

Aksi dimulai sekitar pukul pukul 13.00 siang, hingga membuat macet arus lalu lintas kurang lebih 9 KM selama 1 jam. Arus baru mulai terbuka setelah massa sampai di Kantor Bupati.

Ketua PC PMII Probolinggo, Moh Towel, dalam orasinya menuntut kebijakan kenaikan BBM ditunda terlebih dahulu. “Kebijakan kenaikan BBM tidak pro rakyat,” kata Towel dikutip Alfikr Online, 19/11.

Weweng, begitu sapaan akrab Moh Towel, juga menuntut kepada Pemerintah Kabupaten Probolinggo untuk segera merespon kebijakan kenaikan BBM. Pertama, pemerintah harus melakukan normalisasi komoditi sembako yang ada di pasaran dan ini menjadi tugas Dinas Perdagangan.

Kedua, pemerintah harus menertibkan harga transportasi daerah. Karena ia menilai, kenaikan BBM dapat dimanfaat oknum-oknum tertentu untuk menaikkan harga transportasi massal.

One thought on “Tolak Kenaikan BBM, PMII Probolinggo Lakukan Long March”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *