Tolak Kenaikan BBM, PMII Pamekasan

PAMEKASAN – Beberapa jam pasca diumumkannya kenaikan harga BBM, ratusan massa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pamekasan turun ke jalan menyuarakan penolakan. Ini tercatat sebagai aksi penolakan pertama pasca pengumunan. Massa selanjutnya memblokade jalan di simpang empat dekat SPBU Kelurahan Panempan.

Selama blokade dilakukan, juga dibarengi dengan orasi secara bergantian. Sahabat Qusyairi selaku Ketua Cabang menyampaikan ketidakpercayaannya kepada pemimpim baru negara. “Kami  merasa kecewa terhadap keputusan Bapak Presiden. Karena Jokowi digadang-gadang jadi presiden yang pro rakyat,” ungkapnya Qusyairi.

Faidi salah satu warga Panempan yang bekerja sebagai penjual gorengan mengatakan, BBM memang sulit kemungkinan untuk dicabut kenaikannya, namun ia mendukung langkah yang diambil kader-kader PMII. Menurutnya langkah itu sudah tepat, minimal untuk mengingatkan dan menyampaikan kekecawaannya kepada pemerintah. “BBM memang tetap naik, tapi langkah PMII sangat tepat untuk menyampaikan ketidak puasan kepada pemerintah,” kata Faidi.

Massa juga sempat menyegel mobil plat merah M 6 VP yang kebetulan melintas. Setelah dua jam melakukan aksinya, tepat pukul 00.00 WIB (waktu dimulainya penyesuaian harga) massa kemudian membakar pulahan ban bekas. Pembakaran ban bekas sebagai simbol terbakarnya hati para pemimpin yang sudah mencekik rakyat kecil. (Bob Miftah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *