MAMUJU – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Mamuju mengecam penganiayaan terhadap seorang wartawati. Wartawati bernama Nurmila Sari Wahyuni (23) dianiaya oleh sejumlah aparat desa hingga mengalami keguguran.

“Kami kecam kekerasan terhadap wartawati di Kabupaten Paser yang sedang melakukan tugas jurnalistik, pelaku penganiayaan harus dihukum sesuai aturan yang berlaku,” kata Ketua PMII Mamuju, Wahyu Setiawan dikutip anatarnews.com.

Wahyu melanjutkan “Jurnalis hanya mencari informasi dan memberitakannya kenapa harus dianiaya, tindakan tersebut sungguh brutal dan secepatnya pelaku harus diganjar sesuai dengan perbuatannya, apalagi karena tugas jurnlis dilindungi undang undang,” tegasnya.
PMII Mamuju berharap keadilan bagi wartawati yang teraniaya dan harus mengalami keguguran itu.

Sumber: anatarnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *