GRESIK – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kabupaten Gresik mendesak Pemerintah segera menutup Rumah Sakit Ibu dan Anak Nyi Ageng Pinatih. Pasalnya diduga belum memiliki ijin operasional. Selain itu PMII juga meminta dua dokter untuk dijatuhi hukuman karena telah melakukan malpraktik.

Muhammad Gafhan habibi, pasien berusia 5 mengalami koma hampir dua bulan, ia belum sadarkan diri setelah dioperasi. Anak pasangan Pitono dan Lilik Setyawati itu sebelumnya dioperasi 2 dokter RS tersebut.

Komisi D DPRD Gresik telah melakukan sidak ke RS Nyi Ageng Pinatih. Namun Pimpinan DPRD mengatakan Komisi D belum melaporkan hasil sidaknya “Komisi D belum melaporkan hasil sidaknya ke pimpinan. Kami akan meminta laporan dari Komisi D selanjutkan akan diambil langkah-langkah dari DPRD Gresik,” kata Nur Qolib, Wakil Ketua DPRD Gresik, dikutip surabayatribunnews.com.

Jika tuntutannya tidak dipenuhi, Ketua PC PMII Gresik mengancam akan mendatangi kantor DPRD dengan jumlah massa yang lebih banyak.(Maq)

Sumber: surabayatribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *