SAMBAS – Keberadaan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia di Kabupaten Sambas Kalimantan Barat tergolong masih muda. Hingga saat ini PMII di salah satu kabupaten perbatasan tersebut masih di bawah binaan Cabang Kota Singkawang. Namun aktifitas yang dilakukan cukup massif, mulai dari program kaderisasi hingga pengembangan kapasitas anggotanya.

Salah satu yang menjadi agenda rutin PMII Sambas adalah pelatihan penulisan karya ilmiah. Pada Selasa (28/4) agenda tersebut diisi dengan bedah buku karangan dosen Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas. Buku yang berjudul “Metodologi Penelitian Skripsi, Tesis dan Disertasi” itu merupakan karangan Adnan Mahdi, S.Ag, M.S.I dan Drs. H. Mujahidi, M.Si.

Dalam kesempatan tersebut, Adnan Mahdi mengajak mahasiswanya untuk terus banyak membaca dan banyak menghadiri pelbagai aktifitas ilmiah. Selain itu ia juga berpesan, dalam melakukan penelitian untuk penyelesaian studi seperti skripsi atau yang lain hendaknya memperhatikan kemampuan dan ekspektasi bidangnya. “Jangan melakukan penelitian sesuatu yang landasan teorinya tidak kita kuasai,” kata Wakil Rektor III ini.

Kegiatan yang diseleenggarakan di Auditorium kampus ini dihadiri kurang lebih 200-an kader dan anggota PMII Sambas. Sahabat Ali Akbar, Ketua Bidang Kaderisasi yang juga salah satu pelopor berdirinya PMII di Sambas menyatakan kegiatan rutin tersebut dilakukan dalam rangka pengembangan potensi mahasiswa terkhusus bagi warga pergerakan.

“Tujuan diadakannya kegiatan rutin ini agar mahasiswa dapat mengembangkan potensinya di bidang masing-masing. Banyak kader-kader yang akan melakukan penelitian untuk penyelsaian studi. Oleh karena itu mereka harus dibekali kemampuan untuk itu,” urai salah satu mahasiswa KKN Kebangsaan Kalimantan Barat tahun 2014 ini.(Maq)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *