IMG_20141121_104743

TRENGGALEK – Pro dan kontra soal kolom agama di KTP terus terjadi. Hal ini membuat keresahan di masyarakat. Terkait hal itu Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Trenggalek menyelenggarakan bedah buku.

Buku karangan Ahmad Baso berjudul “Agama NU untuk Indonesia, Transformasi Kearifan Agama Indonesia” akan didiskusikan besok pada hari Minggu (23/11). Acara yang diselenggarakan di Balai Nahdlatul Ulama Kabupaten Trenggalek ini akan dihadiri langsung oleh Ahmad Baso. Selain penulis buku, juga hadir panelis sebagai pembanding dosen filsafat IAIN Tulungagung, Dr.Teguh.

Ketua PC PMII Trenggalek, Robby Taufika menyampaikan harapannya, setelah selesai acara bedah buku agar warga nahdliyin yakin untuk tidak mengosongkan kolom agama. Karena agama merupakan identitas. Sedangkan maksud yang dikosongkan adalah bagi mereka yang tidak termasuk dalam 6 agama.

Taufik melanjutkan selain agama, Nahdlatul Ulama juga merupakan identitas. Oleh karena itu, kita sebagai warga nahdlitin juga tidak ragu menunjukan identitas ke-NU-annya. Kemudian jika itu dibolehkan oleh undang-undang, kita cantumkan identitas NU di KTP. “sebagai warga nahdliyin kita tidak harus menujukan identitas ke-NU-an kita,” kata terang Robby.

Acara yang diselenggarakan besok dibuka untuk umum. Ketua panitia pelaksana, Hisyam Asngari menghimbau warga Trenggalek untuk menghadiri acara besok.

One thought on “PC PMII Trenggalek Adakan Bedah Buku”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *