(7 KABUPATEN/ KOTA )PKC PMII Kalimantan Selatan dan Rumah Kreatif Indonesia
Pemilihan Kepala Daerah Kalimantan Selatan pada hari ini tanggal 2 juni 2010 tentunya sangat menarik untuk di analisa dan dikaji, momen ini selain menjadi hal yang sangat menetukan masa depan Banua namun bagi kami juga menjadi hal yang penting untuk di jadikan objek dalam berbagai pendekatan Ilmu Sosial Politik.
Tumbuh suburnya lembaga-lembaga penelitian (survey) yang konsen terhadap masalah Perpolitikan tentunya menyajikan data yang beragam kepada public dan apabila dikaitkn dengan hasil Pemilukada pada hari ini tanggal 2 Juni 2010 maka terdapat beragam metode yang digunakan untuk mempercepat mengetahui data hasil akhir perolehan suara, salah satu yang paling kita kenal adalah quick count. Dengan menggunakan beberapa sample dari TPS yang tersebar di Kalimantan Selatan dan kemudian reportnya dapat dipercepat melalui media ITC (SMS) maka public dapat melihat gambaran hasil Perolehan suara secara cepat dalam bentuk prediksi hasil suara dari lembaga-lembaga penelitian (survey). Meski cenderung berbeda antara satu lembaga penelitian yang satu dengan lembaga penelitian yang lain terkait hasil pendekatan model ini.






Bermodal Saweran,Aset Kian Berkembang
Banjir kembali melanda beberapa daerah di Kabupaten Kota Baru, Tanah Bumbu, Tanjung, Banjar dan Balangan, di Kalimantan Selatan dilanda banjir. Ratusan rumah tempat bernaung lebih dari 1.000 keluarga terendam banjir setinggi 1,5 meter sejak Rabu (14/4).
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Padang berharap kepada pemerintah untuk tetap mempertahankan warisan budaya dan meninggalan para ulama masa lampau. Pemerintah jangan hanya melihat dari sisi kepentingan ekonomis semata terhadap sesuatu persoalan yang tengah terjadi di masyarakat.
Mantan ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) H Ahmad Bagja berharap seluruh alumni dan kader PMII tidak melupakan Nahdlatul Ulama (NU) sebagai basis kultural organisasi kemahasiswaan ini. PMII di awal pendiriannya dimaksudkan sebagai organisasi kemahasiswaan NU, meski dalam perjalanannya menyatakan tidak terikat secara organisatoris dengan NU.