Pekalongan – pengurus dan Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pekalongan diminta untuk berperan aktif menangkal paham radikal yang mengarah kepada tindakan teror. hal tersebut  disampaikan pengurus Ikatan Alumni (IKA) PMII Pekalongan Ziaul Haq di sela-sela acara halal bi halal dan silaturahmi alumni PMII dan pengurus dan anggota aktif PMII di Gedung NU Kabupaten Pekalongan, (26/6/2018).
Ia Menuturkan, kader muda Nahdliyyin harus bisa berperan aktif di lingkungan masing-masing. PMII sebagai organisasi kemahasiwaan yang wilayah kerjanya berada di lingkungan masyarakat dan perguruan tinggi juga harus bisa berperan aktif mengatasi persoalan di tengah tengah masyarakat.
Hari ini, Salah satu persoalan yang perlu menjadi perhatian PMII adalah menangkal paham radikal yang mengarah ke tindakan aksi teror. Hal demikian penting, karena lingkungan kampus merupakan wilayah sejumlah kajian berbagai ideologi.
”PMII harus bisa masuk untuk menangkal paham radikal. Salah satu langkah sederhana adalah dengan cara menolak paham radikal itu.” PMII juga harus secara terusmenerus berjuang untuk mempertahankan tradisi keilmuan hasil peninggalan para ulama Nusantara. Sebab, lanjut dia, hal demikian penting agar tradisi keilmuan tetap terjaga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *